Update Iuran Tahunan as of 2 Mei 2012

Bagi yang belum melampirkan foto diri harap segera mengirimkan ke dwiputra.indrawan@gmail.com sehingga dapat dibuatkan Kartu Anggota. Foto tidak perlu terlalu resmi yang terpenting bagian wajah terlihat dengan jelas.

Bagi yang sudah membayar s.d tanggal 2 Mei 2012 namun namanya belum tercatat di atas harap dapat menghubungi via email ke dwiputra.indrawan@gmail.com dan stay.here@ymail.com

Seputar Lampu dan Cara Setel Lampu

Pemakai EG selalu mengeluhkan kalau lampu (HL-Head Light) mobil kurang terang.
Ini banyak disebabkan model batok EG yang kecil, reflector yang kurang terang dan model kaca yang tidak tembus pandang (clear).
Ada beberapa opsi yang akan saya list dibawah ini, semoga bisa menjadi masukan bagi kawan2 semua.
– Dimulai dengan upgrade kabel2 lampu, bagi yang belum pakai kabel set, bisa mulai dengan mengganti kabel set, banyak merk2 di pasaran mulai dari IPF replika, MX, sampai merk2 Jepang (sudah tidak ada dipasaran) seperti PIAA. Terakhir saya liat dijual 650 ribu 3 tahun yang lalu. Keunggulannya, arus ditarik langsung dari aki dan memakai relay sehingga cahaya lebih stabil.
DC: 150 ribu – 650 ribu
– Ganti bohlam H4 dengan bohlam H4 hi efficiency (saya sebut begitu) sebab dengan watt yang sama bisa menghasilkan cahaya yang setara dengan 2 kali lipat. Contoh bohlam 55/60w > 110/120w atau bahkan lebih.

Pilih2 merk yang bagus agar hasil juga bisa dipercaya:
Osram, Phillips, IPF, PIAA, Raybrig, Forch.
DC: 150 ribu – 900 ribu
Untuk yang watt yang lebih besar, seperti 90/100 watt dijamin lebih terang dari 55/60 hanya dalam kebanyakan kasus, setelah 1 tahun atau bahkan kurang, banyak batok lampu jadi menguning karena terlalu panas, pemakaian jangka panjang juga banyak yang mengeluh karena reflektor jadi angus.
– Ganti batok lamp model crystal atau black crystal. Keunggulannya sinar yang keluar lebih tersebar rata dan lebih terang dari batok bawaan (Stanley).
Stanley:

DEPO Clear Crystal:

DC: 1.1 juta – 1.3 juta tidak termasuk lampu sein.

Ada juga yang sudah mencoba pakai batok Stanley tapi reflector diganti dengan Vios, sejauh yang saya tanya hasil juga terang dan bagus, sayang tidak ada yang share hasil sebelum dan sesudah nya.
DC: 450 ribu batok lama dikanibal untuk diganti ke reflector Vios, pengerjaan di Bandung.

Perbedaan:
Sebelum (Stanley):

Sesudah (DEPO Clear Crystal):

Test diatas menggunakan Kabel Set dan Bohlam Raybrig 55/60w.

– HID Kit.
Banyaknya HID kit dipasaran membuat kita mudah memilih dan harganya juga terjangkau, tapi jangan mudah tergiur dengan harga murah. Sebaiknya cek dulu dengan pemakai lain karena HID murah (kebanyakan buatan China) dengan garansi 1 tahun lebih banyak masalah daripada kegunaannya. Dari ballast sering mati, lampu bermasalah, dan berbagai jenis keluhan lain.
Pilihlah HID dengan merk2 yang udah terkenal: Philips atau Osram karena kedua merk ini adalah pembuat bohlam HID terbesar di dunia.
HID Kit Osram:

Opsi lain HID Jepang: IPF, PIAA, FET tapi jangan tanya harganya ya karena mahal banget.
Untuk batok standar Estilo/Genio HID Kit yang dipakai adalah tipe H4, untuk Foglamp H3
DC HID China: 650 ribu – 1.5 juta
DC HID Osram dan Philips: 2 juta – 3.8 juta
DC HID Jepang: 4 juta – 9 juta

Hasil HID H4 Osram 4200K dengan batok lampu Stanley:

– Projector H4 atau Retrofit.
Ini butuh HL yang clear dan butuh di custom. Bedanya projector H4 tidak memotong batok bawaan, hanya butuh bongkar kaca depan untuk pasang projectornya, kalau retrofit butuh potong batok standar karena projector yang dipasang biasanya bukan untuk dudukan H4.

Contoh (pic courtesy of Honda-Tech.com):

Hasil:

Untuk projector sejauh ini sudah yang paling terang dari semua cara yang tadi.
DC: 2.4 juta – 3 juta untuk projector H4, 3.8 juta – 5 juta untuk retrofit (tidak termasuk batoknya)

Setel Lampu HL

Cut off lampu yang bagus adalah yang membentuk garis lurus (lihat garis merah)
Ini yang menurut saya jatuhnya bagus untuk jalanan, cukup pas dan tidak menyilaukan pengendara dari depan. Silahkan bereksperimen sendiri dengan setelannya ya.
Tinggi garis kuning: 36cm
Panjang garis hijau: 4m
Tinggi garis biru: 56cm

Cara menyetel lampu sejauh ini yang pernah saya lakukan adalah setel naik turun, jika kiri kanan saya belum pernah lakukan, silahkan jika ada yang punya pengalaman lebih untuk di share disini.
Bentuk setelan setiap lampu EG pada dasarnya sama, berbentuk gerigi (lihat gambar dibawah)

Untuk bagian penumpang, setel lampu rada susah, bisa pakai obeng – yang kecil dan diputar geriginya pelan2.

Bagian sopir juga sama, bisa setel pakai obeng –

Untuk lampu Stanley, letaknya di bagian sebelah luar (gambar setelah lampu dicopot)

Terlihat rada susah untuk memutarnya

Untuk DEPO jauh lebih gampang karena bisa pakai obeng +

Lihat arah panah hijau untuk menurunkan sorotan lampu, arah sebaliknya untuk menaikkan arah sorotan lampu.

Selamat bereksperimen.

Mesin mobil susah hidup waktu pagi

Berdasarkan pengalaman EGCIers, akhirnya ada yang bikin tutorial nih, terimakasih Eriasmono.
Kadang jengkel juga kalau pagi hari mesin susah hidup.

Selain fungsi-fungsi perangkat lain (pompa bensin,delco,dll), yang berperan mensuply tambahan udara untuk masuk ke ruang bakar (untuk mempermudah pembakaran dan meninggikan RPM) pada saat awal menyalakan mesin adalah :
1. EACV
2. Fast Idle Valve (FIV)

bagaimana caranya agar tau bahwa salah-satu atau kedua perangkat itu yang tidak bekerja atau dalam kondisi baik ?
1. Pengecekan kondisi EACV

Letak EACV Genio Estilo

Letak EACV


Apabila mesin susah hidup ketika pagi hari, Coba ketika mesin akan dihidupkan, nyalakan AC dulu … tujuannya agar EACV membuka.
jadi ketika di start sudah ada tambahan udara masuk dari EACV. setelah hidup, coba nyalakan dan matikan AC .. ada perubahan RPM tidak (RPM naik kemudian turu perlahan saat menghidupkan AC dan turun hingga idle saat mematikan AC) kalau ada perubahan RPM, berarti EACV masih dalam kondisi baik.

cara lain lagi, sekitar 1 menit mesin hidup .. dalam keadaan mesin baru hidup, lepas kabel konektor EACV. Posisinya dibawah EACV.
apakah RPM tiba-tiba turun?
kalau tiba-tiba turun, berarti EACV tidak bermasalah.
kalau di pasang dan copot konektor EACV tidak ada perubahan RPM, bisa dipastikan EACV bermasalah, apakah EACV atau kabelnya atau kiriman arus dari ECU

2. Pengecejan Fast Idle Vavle FIV

Letak FIVC Genio Estilo

Letak FIVC

kalau dari EACV tidak ada masalah, bisa kita curigai FIV
fungsinya klo pada saat kondisi pagi, dingin … ada gel dalamnya yg mencair .. fungsinya membuka valve buat nambah udara masukan untuk pembakaran, jadi nyala paginya lancar. kondisi panas … valvenya nutup …
biasanya kotor aj, jadi valve nya gak bisa buka … dibuka dibersihin aj.

separah2 nya, cairannya bocor.

copotnya : lepas dulu selang (air radiator) yang nempel di body FIV, kemudian lepas 2 buah baut 10 .. letaknya dibagian bawah FIV

ni kemarin FIV ku yg kotor :

FIVC Estilo Genio

FIVC Estilo Genio

FIVC Estilo Genio

FIVC Estilo Genio

Lepas baut FIVC Estilo Genio

Lepas baut FIVC

cara lepas valve nya pake obeng minus, diputar berdasarkan drat nya …
ati2 ada per yg loncat, gak terlalu kenceng siy ..

dibersihin pake bensin, abis itu pasang lagi.

Mett mencoba ….